Civilization VII: Revolusi Strategi dengan Fitur Inovatif di 2025

Civilization VII: Revolusi Strategi dengan Fitur Inovatif di 2025
Civilization VII: Revolusi Strategi dengan Fitur Inovatif di 2025

Betebetegiris.com – Firaxis Games resmi meluncurkan Civilization VII pada Februari 2025, menjadi salah satu game strategi paling dinanti tahun ini. Diluncurkan untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch 2. Game ini menghadirkan pengalaman membangun peradaban yang lebih mendalam dengan mekanisme baru, grafis memukau, dan integrasi AI canggih.

Fitur Unggulan Civilization VII

  1. Era Sistem Dinamis: Game ini memperkenalkan sistem era yang memungkinkan pemain memilih peradaban baru di setiap fase sejarah (Kuno, Klasik, Modern). Menciptakan kombinasi unik seperti memimpin Romawi Kuno ke era luar angkasa. Keputusan di setiap era memengaruhi perkembangan teknologi dan budaya.
  2. AI Diplomasi Interaktif: Didukung teknologi AI adaptif, NPC kini memiliki kepribadian yang lebih kompleks. Membuat negosiasi dan aliansi terasa lebih hidup. Pemain dapat memanipulasi hubungan diplomatik dengan strategi licik atau koalisi kuat.
  3. Peta Prosedural dan Bencana Alam: Peta dunia kini lebih dinamis dengan bencana seperti banjir atau letusan gunung berapi yang dapat mengubah strategi. Fitur ini menambah tantangan dalam perencanaan kota dan ekspansi.
  4. Mode Kolaborasi Online: Civilization VII menghadirkan mode co-op hingga empat pemain, di mana tim dapat bekerja sama membangun peradaban atau bersaing dalam aliansi sementara.
  5. Grafis dan Soundtrack: Menggunakan Unreal Engine 5, game ini menawarkan visual detail dengan kota-kota yang hidup dan lanskap realistis. Soundtrack orisinal karya komposer Christopher Tin kembali memukau.

Pernyataan Firaxis
“Civilization VII adalah langkah besar untuk seri ini, memberikan kebebasan strategis yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Ed Beach, Direktur Kreatif Firaxis. Game ini mendapat skor 92/100 di Metacritic, dipuji karena inovasi dan kedalaman gameplay.

Harga dan Ketersediaan
Harga mulai dari Rp700 ribu (Standard Edition) hingga Rp1,2 juta (Deluxe Edition dengan DLC eksklusif). Pre-order tersedia di Steam, PlayStation Store, dan Xbox Store, dengan bonus “Ancient Wonders Pack”. Komunitas di X memuji fleksibilitas era dan interaksi diplomatik, menjadikan #Civ7 trending.

Black Myth: Wukong Ekspansi Baru “Journey Beyond” Hadir di 2025, Janjikan Petualangan Epik

Black Myth: Wukong Ekspansi Baru “Journey Beyond” Hadir di 2025, Janjikan Petualangan Epik
Black Myth: Wukong Ekspansi Baru “Journey Beyond” Hadir di 2025, Janjikan Petualangan Epik

Betebetegiris.com – Game Science, pengembang di balik fenomena Black Myth: Wukong, resmi mengumumkan ekspansi terbaru berjudul Journey Beyond pada acara virtual Game Science Showcase 2025. Ekspansi ini akan dirilis pada Q4 2025 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S. Membawa petualangan baru yang lebih luas dan mendalam dalam dunia mitologi Tiongkok yang memukau.

Journey Beyond memperkenalkan babak baru dalam kisah Destined One, dengan cerita yang terinspirasi dari novel klasik Journey to the West. Ekspansi ini menghadirkan dunia terbuka baru, Jade Empire, sebuah wilayah pegunungan es dan kuil terapung yang dihuni makhluk mitologi baru seperti Naga Langit dan Roh Bunga Teratai.

Fitur Unggulan Ekspansi

  1. Sistem Pertarungan Dinamis: Journey Beyond memperkenalkan Celestial Arts. Serangkaian kemampuan baru seperti Frostbite Strike dan Cloud Dash, memungkinkan kombinasi serangan yang lebih variatif. Pemain juga bisa mengendalikan wujud roh mitologi untuk menyelesaikan teka-teki.
  2. Grafis dan Performa: Menggunakan Unreal Engine 5.3, ekspansi ini menawarkan visual sinematik dengan ray-tracing yang ditingkatkan, mendukung 4K 60 FPS di konsol dan hingga 120 FPS di PC.
  3. Kustomisasi Senjata: Pemain dapat menempa senjata legendaris di Forge of the Heavens, dengan opsi untuk menggabungkan elemen seperti api atau es untuk melawan musuh tertentu.
  4. Mode Co-op: Untuk pertama kalinya, Black Myth: Wukong menghadirkan mode co-op dua pemain, memungkinkan petualangan bersama dalam misi tertentu.

Pernyataan Game Science
“Kami ingin memperluas dunia Black Myth dengan cerita yang lebih kaya dan gameplay inovatif. Journey Beyond adalah wujud terima kasih kami kepada jutaan penggemar,” ujar Feng Ji, CEO Game Science.

Harga dan Ketersediaan
Ekspansi ini dibanderol Rp300 ribu sebagai DLC, atau Rp800 ribu dalam edisi bundle dengan game utama. Pre-order dibuka Agustus 2025, dengan bonus skin eksklusif Golden Monkey Armor. Komunitas gamer di X menyambut antusias, dengan tagar #JourneyBeyond trending global.

5 Game Indonesia Terbaru dengan Narasi dan Gameplay Menawan untuk 2025

5 Game Indonesia Terbaru dengan Narasi dan Gameplay Menawan untuk 2025
5 Game Indonesia Terbaru dengan Narasi dan Gameplay Menawan untuk 2025

Betebetegiris.com – Industri game Indonesia terus menghasilkan karya inovatif yang memadukan budaya lokal dengan mekanik gameplay yang segar. Berikut adalah lima game terbaru dari developer Indonesia yang menjanjikan pengalaman unik dan wajib dicoba di 2025, dirangkum pada 9 Juli 2025 pukul 22:35 WIB.

  1. Bayang: Shadows of Nusantara (Arsanesia)
    Game action-adventure ini mengusung tema wayang kulit dalam dunia fantasi. Pemain mengendalikan seorang dalang yang masuk ke dunia bayang untuk menyelamatkan roh leluhur. Mekanik pertarungan berbasis silat dan puzzle berbasis pola wayang menciptakan pengalaman visual yang memukau.
  2. Laut Dalam: The Abyss Within (Megafat Studio)
    Game horor psikologis ini berlatar di kapal selam yang menjelajahi Samudra Hindia. Pemain menghadapi misteri laut dalam dan makhluk mitologi Indonesia seperti Nyi Roro Kidul. Gameplay berfokus pada eksplorasi dan manajemen sumber daya, dengan narasi yang menggali trauma karakter.
  3. Kampung Dreams (Pixel Rabbit Studio)
    Game simulasi kehidupan ini mengajak pemain membangun desa di pedesaan Indonesia. Dari mengelola sawah hingga menjalin hubungan dengan warga, gameplay-nya santai dengan elemen RPG ringan. Visual bergaya kartun dan dialog humoris mencerminkan kehidupan kampung.
  4. Legenda Sang Penutup (Nusantara Studios)
    Game RPG taktis ini mengisahkan seorang pahlawan yang menghentikan perang antarsuku di Nusantara kuno. Mekanik pertarungan berbasis giliran dan pilihan naratif yang bercabang memberikan kedalaman strategis. Cerita terinspirasi dari folklor lokal seperti Malin Kundang.
  5. Jalan Raya: Drift Nusantara (SpeedySnail Games)
    Game balap arkade ini menawarkan pengalaman balapan di jalanan kota-kota Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya. Pemain dapat memodifikasi motor dan mobil dengan gaya lokal, seperti grafis vespa klasik. Mode cerita tentang persaingan antarbalap menambah daya tarik.

Game-game ini menghadirkan perpaduan budaya Indonesia dan inovasi gameplay, dari horor hingga balap, siap memikat gamer global di 2025.

5 Game Indonesia Terbaru dengan Konsep Inovatif untuk 2025

5 Game Indonesia Terbaru dengan Konsep Inovatif untuk 2025
5 Game Indonesia Terbaru dengan Konsep Inovatif untuk 2025

Betebetegiris.com – Industri game Indonesia semakin bersinar dengan karya-karya yang menggabungkan kreativitas, budaya lokal, dan mekanik gameplay unik. Berikut adalah lima game terbaru dari developer Indonesia yang wajib dicoba di 2025, menawarkan pengalaman segar dan menarik, dirangkum pada 9 Juli 2025 pukul 22:26 WIB.

  1. Sang Ksatria: Legacy of the Borobudur (Anantarupa Studios)
    Game action-adventure ini mengusung latar abad ke-9 di sekitar Candi Borobudur. Pemain berperan sebagai ksatria yang melindungi relik suci dari penjarah. Mekanik pertarungan berbasis seni bela diri Silat dan eksplorasi candi dengan puzzle berbasis relief memberikan pengalaman epik. Rilis: April 2025, untuk PC, PS5, dan Xbox Series X/S.
  2. Sang Ksatria: Legacy of the Borobudur (Anantarupa Studios)
    Game action-adventure ini mengusung latar abad ke-9 di sekitar Candi Borobudur. Pemain berperan sebagai ksatria yang melindungi relik suci dari penjarah. Mekanik pertarungan berbasis seni bela diri Silat dan eksplorasi candi dengan puzzle berbasis relief memberikan pengalaman epik.
  3. Tukang Ojek Simulator (Ojek Games)
    Game simulasi humoris ini menempatkan pemain sebagai tukang ojek di Jakarta, menghadapi kemacetan, pelanggan unik, dan tantangan harian. Mekanik open-world sederhana dengan misi seperti antar makanan atau penumpang menciptakan pengalaman santai namun adiktif, diperkaya dialog khas Betawi. Rilis: Maret 2025, untuk mobile.
  4. Misteri Rumah Peninggalan (Kisah Studio)
    Game horor naratif ini berlatar rumah tua di Yogyakarta, di mana pemain mengungkap rahasia keluarga melalui petunjuk dan interaksi dengan hantu lokal. Mekanik berbasis pilihan memengaruhi akhir cerita, dengan visual 2D yang atmosferik.
  5. Galaksi Nusantara (Starlight Games)
    Game space exploration ini menggabungkan mitologi Indonesia dengan sci-fi. Pemain menjelajahi galaksi sebagai kapten kapal antargalaksi, mencari artefak dari legenda seperti Sangkuriang.

Game-game ini menonjol dengan konsep inovatif, dari petualangan bersejarah hingga simulasi modern, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Siap bersaing di pasar global, mereka layak dinanti di 2025.

5 Game Indonesia Terbaru dengan Gameplay Unik untuk 2025

5 Game Indonesia Terbaru dengan Gameplay Unik untuk 2025
5 Game Indonesia Terbaru dengan Gameplay Unik untuk 2025

Betebetegiris.com – Industri game Indonesia terus mencuri perhatian dengan karya-karya kreatif yang menggabungkan budaya lokal dan inovasi gameplay. Berikut adalah lima game terbaru dari developer Indonesia yang menawarkan pengalaman unik dan wajib dicoba di 2025, dirangkum dari berbagai sumber pada 9 Juli 2025.

  1. Kālasa: The Forgotten Realm (Lentera Nusantara)
    Game action-RPG ini mengusung cerita petualangan di kerajaan fiktif terinspirasi oleh mitologi Jawa. Pemain mengendalikan seorang pendekar yang menjelajahi dunia terbuka dengan kuil kuno dan hutan misterius. Mekanik pertarungan berbasis combo dan sistem mantra berbasis aksara Jawa memberikan pengalaman autentik. Rilis: Maret 2025, untuk PC, PS5, dan Xbox Series X/S.
  2. Hantu: Island of Spirits (Gambir Studio)
    Game horor petualangan ini berlatar di pulau terpencil di Indonesia, di mana pemain menjelajahi misteri hantu lokal seperti Pocong dan Kuntilanak. Gameplay berfokus pada eksplorasi dan puzzle, dengan mekanik unik menggunakan kamera ponsel untuk mendeteksi entitas gaib. Visual atmosferik dan narasi mendalam menjadikannya menarik bagi penggemar horor. Rilis: Juni 2025, untuk PC dan konsol.
  3. Bako: Rise of the Beastmaster (Clay Game Studio)
    Game monster-collecting ini mengajak pemain menjelajahi kepulauan Indonesia untuk menangkap makhluk mitologi seperti Barong dan Garuda.
  4. Warung Frenzy (Pixelnuts Studio)
    Game simulasi manajemen waktu ini mengajak pemain mengelola warung makan khas Indonesia. Dari membuat nasi goreng hingga menangani pelanggan cerewet, gameplay-nya cepat dan menghibur, dengan humor lokal yang kental. Visual kartun dan tantangan harian menjadikannya cocok untuk casual gamers.
  5. Legenda Laut: Nusantara Chronicles (Archipelago Games)
    Game strategi ini mengisahkan petualangan bajak laut di kepulauan Nusantara abad ke-17. Pemain membangun armada, berdagang rempah-rempah, dan bertarung melawan penjajah.

Kelima game ini menghadirkan genre beragam, dari RPG hingga simulasi, dengan elemen budaya Indonesia yang kental. Dengan gameplay inovatif dan visual memukau, mereka siap mengukir nama di kancah global pada 2025.

5 Game Indonesia Terbaru yang Wajib Dicoba di 2025: Cerita dan Gameplay Memikat

5 Game Indonesia Terbaru yang Wajib Dicoba di 2025: Cerita dan Gameplay Memikat
5 Game Indonesia Terbaru yang Wajib Dicoba di 2025: Cerita dan Gameplay Memikat

Betebetegiris.com – Industri game Indonesia terus menghasilkan karya inovatif dengan cerita yang kaya budaya dan gameplay menarik. Berikut adalah lima game terbaru buatan developer Indonesia yang patut dinantikan dan dicoba di tahun 2025, menawarkan pengalaman bermain yang segar dan autentik.

  1. Niskala: Sacred Knowledge of Leyak (Wayanadhi Studio)
    Game horor petualangan ini mengusung mitologi Bali tentang Leyak, makhluk mistis yang menyeramkan. Pemain mengendalikan karakter yang menjelajahi desa terpencil untuk mengungkap rahasia spiritual.
  2. Agni: Village of Calamity (Agate Studio)
    Game survival horor ini mengikuti Agni, seorang penyidik polisi rahasia, yang menyelami misteri di desa terpencil Indonesia. Pilihan pemain memengaruhi alur cerita, menciptakan konsekuensi bercabang yang menegangkan.
  3. Biwar: Legend of Dragon Slayer (Devata Game Studio)
    Game action-adventure ini menggabungkan folklor Bali dan Papua. Pemain berperan sebagai anak Papua yang mencari naga pembunuh orang tuanya. Dengan lanskap pulau yang detail, senjata tradisional, dan puzzle menantang, Biwar menjanjikan petualangan epik.
  4. Montabi (Studio Mont)
    Game roguelike deckbuilder ini menghadirkan petualangan mengoleksi makhluk mitologi Indonesia, mirip Monster Rancher. Pemain membangun dek untuk bertarung dan membesarkan monster berwarna-warni yang berpotensi menjadi maskot. Visual cerah dan gameplay strategis membuatnya cocok untuk penggemar genre ini. Rilis: Mei 2025, untuk PC.
  5. Parakacuk (Gamecom Team)
    Game action-adventure bergaya “Yakuza light” ini berlatar sekolah menengah Indonesia. Pemain memimpin geng SMK, bertarung melawan geng rival sambil menjalani drama persahabatan dan cinta khas remaja. Setelah revisi grafis dan konsep, game ini menawarkan pengalaman seru dengan nuansa lokal. Rilis: Akhir 2025, untuk PC dan konsol.

Kelima game ini menonjol dengan cerita yang terinspirasi dari budaya Indonesia, mulai dari mitologi hingga kehidupan sehari-hari. Dengan genre beragam, dari horor hingga RPG, game-game ini membuktikan bahwa developer Indonesia mampu bersaing di pasar global. Jangan lewatkan untuk mencobanya di 2025!

5 Game Indonesia dengan Cerita Menarik yang Wajib Dimainkan di 2025

5 Game Indonesia dengan Cerita Menarik yang Wajib Dimainkan di 2025
5 Game Indonesia dengan Cerita Menarik yang Wajib Dimainkan di 2025

Betebetegiris.com – Industri game Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat, dengan developer lokal menghadirkan karya yang tak hanya menghibur, tetapi juga kaya akan narasi dan budaya. Berikut adalah lima game buatan Indonesia yang menawarkan cerita menarik dan patut dicoba di tahun 2025, dirangkum dari berbagai sumber.

Coffee Talk (Toge Productions)
Game simulasi ini mengajak pemain menjadi barista di sebuah kedai kopi di kota fantasi yang dihuni makhluk seperti elf dan werewolf. Ceritanya relevan dengan kehidupan nyata, mengangkat tema persahabatan, cinta, dan dilema personal melalui dialog interaktif.

A Space for the Unbound (Mojiken Studio)
Berlatar di Indonesia era 1990-an, game ini mengusung kisah emosional tentang dua remaja, Atma dan Raya. Yang menjelajahi kota kecil dengan nuansa supranatural. Cerita yang kaya akan budaya lokal, seperti warung kaki lima dan sekolah, dipadukan dengan visual pixel art yang memukau.

Coral Island (Stairway Games)
Mirip dengan Harvest Moon, game simulasi ini membawa pemain ke pulau tropis untuk bertani, beternak, dan menjalin hubungan dengan penduduk. Ceritanya menonjol dengan fokus pada pelestarian ekosistem laut, dipadukan dengan elemen budaya Indonesia.

DreadOut (Digital Happiness)
Game horor ini mengisahkan Linda, seorang siswi yang terjebak di kota angker dengan hantu-hantu dari mitologi Indonesia. Cerita yang menegangkan dipadukan dengan mekanik fotografi untuk mengusir hantu, menciptakan pengalaman seram yang autentik.

Potion Permit (MassHive Media)
Game ini menggabungkan elemen RPG, eksplorasi, dan simulasi. Pemain berperan sebagai alkemis yang meramu obat untuk penduduk kota. Ceritanya berfokus pada hubungan sosial dan eksplorasi alam, dengan visual pixel art yang penuh warna.

Kelima game ini menunjukkan keberagaman genre dan kekayaan budaya Indonesia, dari simulasi hingga horor. Dengan narasi yang kuat dan gameplay inovatif, game-game ini wajib dicoba oleh pecinta game di 2025.

Black Myth: Wukong, Epik Aksi yang Mendunia di Tengah Krisis Industri

Black Myth: Wukong, Epik Aksi yang Mendunia di Tengah Krisis Industri
Black Myth: Wukong, Epik Aksi yang Mendunia di Tengah Krisis Industri

Betebetegiris.com – Black Myth: Wukong, karya Game Science, terus menjadi fenomena global sejak rilis Agustus 2024. Game aksi-RPG berbasis mitologi Tiongkok ini memikat jutaan pemain dengan visual memukau, pertarungan cepat, dan narasi epik tentang Sun Wukong. Tersedia di Steam seharga Rp 699.000, game ini mendapat diskon 10% di Fanatical hingga 15 Juli 2025.

GN memberi skor 8.5/10, memuji desain bos yang menantang dan dunia yang terinspirasi Journey to the West, meski cerita dinilai kurang mendalam oleh beberapa pemain. Pembaruan Juli 2025 menambahkan mode New Game+ dan DLC “Celestial Chronicles”, memperkenalkan area baru dan senjata legendaris. Postingan di X menunjukkan antusiasme tinggi, dengan tagar #Wukong menduduki trending global. Pemain memuji mekanisme transformasi dan animasi sinematik, meski bug minor sempat dilaporkan di PS5.

Penjualan game ini mencatat rekor, dengan 10 juta kopi terjual dalam tiga bulan, menurut Game Science. Namun, kesuksesan Wukong kontras dengan krisis industri game. GamesIndustry.biz melaporkan PHK massal di studio besar seperti Ubisoft dan penutupan The Initiative oleh Microsoft, yang membatalkan Perfect Dark. Hal ini memicu kekhawatiran tentang masa depan proyek AAA.

Sebaliknya, game indie seperti Slay the Spire 2, sebuah roguelike berbasis kartu seharga Rp 150.000 di Steam, menarik perhatian dengan gameplay adiktif dan visual segar, membuktikan potensi studio kecil. Komunitas game juga ramai mendukung petisi “Stop Killing Games” untuk mencegah penutupan server game, seiring kabar Destiny 2 akan kehilangan dukungan server pada 2026. Meski industri bergejolak, Black Myth: Wukong menunjukkan bahwa kreativitas dan budaya lokal masih mampu mencuri hati gamer dunia.

ntangan industri.

Dragon Age: The Veilguard, Epik RPG yang Bangkitkan Warisan Bioware

Dragon Age: The Veilguard, Epik RPG yang Bangkitkan Warisan Bioware
Dragon Age: The Veilguard, Epik RPG yang Bangkitkan Warisan Bioware

Betebetegiris.com – Dragon Age: The Veilguard, rilisan terbaru Bioware dan EA, menjadi sorotan utama di kalangan penggemar RPG sejak peluncurannya pada Oktober 2024. Game ini menghidupkan kembali dunia Thedas dengan visual memukau, narasi mendalam, dan mekanisme pertarungan yang dinamis. Pemain mengendalikan Rook, protagonis baru, dalam misi melawan ancaman kuno Solas dan dewa-dewa elf yang bangkit. Game ini tersedia di Steam seharga Rp 799.000, dengan diskon 15% di Fanatical hingga 12 Juli 2025.

Menurut PC Gamer, The Veilguard mendapat skor 9/10 berkat cerita emosional dan sistem companion yang kaya, seperti interaksi dengan Harding dan Bellara. Pemain memuji kebebasan kustomisasi karakter dan keputusan naratif yang berdampak besar, meski beberapa mengkritik transisi dari gameplay taktis ke aksi cepat. Pembaruan Juli 2025 menambahkan mode “Nightmare” dan konten sampingan, meningkatkan replayability. Postingan di X menunjukkan antusiasme tinggi, dengan tagar #Veilguard trending selama berminggu-minggu.

Namun, kesuksesan game ini berhadapan dengan krisis industri game. GamesIndustry.biz melaporkan PHK di Bioware pasca-peluncuran, menyusul penutupan studio lain seperti The Initiative (Microsoft) dan pembatalan proyek Perfect Dark. Hal ini memicu kekhawatiran tentang keberlanjutan franchise besar. Di sisi lain, game indie seperti Hollowbody, sebuah survival horror cyberpunk seharga Rp 120.000 di Steam. Mendapat pujian karena narasi gelap dan estetika retro, menunjukkan potensi inovasi di luar studio besar.

Komunitas game juga mendukung petisi “Stop Killing Games” untuk melindungi game dari penutupan server. Seiring pengumuman EA akan mematikan server Dragon Age: Inquisition pada 2026. Meski demikian, The Veilguard membuktikan bahwa RPG epik masih memiliki tempat di hati gamer, dengan harapan sekuel tetap terwujud di tengah tantangan industri.

Star Wars Outlaws: Petualangan Open-World yang Mengguncang Galaxy

Star Wars Outlaws: Petualangan Open-World yang Mengguncang Galaxy
Star Wars Outlaws: Petualangan Open-World yang Mengguncang Galaxy

Betebetegiris.com – Star Wars Outlaws, rilisan terbaru dari Ubisoft Massive, menjadi sorotan utama di dunia gaming tahun ini. Diluncurkan pada Agustus 2024, game open-world pertama dalam universe Star Wars ini terus menarik perhatian dengan dunia luasnya yang terinspirasi dari era The Empire Strikes Back. Pemain mengendalikan Kay Vess, seorang penutur ulung yang menjelajahi planet-planet seperti Tatooine, Kijimi, dan Akiva. Menawarkan pengalaman aksi-petualangan dengan elemen stealth, dogfight luar angkasa, dan interaksi kriminal dengan sindikat seperti Hutt Cartel.

Menurut IGN, Star Wars Outlaws mendapat skor 8/10 karena dunia yang imersif dan cerita yang kuat, meski beberapa bug awal sempat dikritik. Pembaruan terbaru Juli 2025 memperbaiki performa dan menambahkan DLC “Wild Card”, memperkenalkan misi baru bersama Lando Calrissian. Harga game di Steam kini Rp 799.000, dengan diskon 20% di Fanatical hingga 10 Juli 2025. Pemain memuji kebebasan eksplorasi dan desain planet yang detail, meski beberapa merasa mekanisme pertarungan perlu polesan lebih.

Namun, kesuksesan game ini kontras dengan krisis industri game. GamesIndustry.biz melaporkan PHK massal di Ubisoft, termasuk tim pendukung Outlaws, menyusul penutupan studio lain seperti The Initiative oleh Microsoft. Hal ini memicu kekhawatiran tentang keberlanjutan proyek besar. Di sisi lain, komunitas game menyambut positif inisiatif indie seperti Kādomon: Hyper Auto Battlers, sebuah roguelike battler yang viral di Steam dengan harga Rp 95.000, menawarkan gameplay adiktif dan visual unik.

Meski industri menghadapi tantangan, Star Wars Outlaws membuktikan bahwa inovasi dan cerita kuat masih mampu memikat hati gamer. Pemain di X juga ramai membahas potensi sekuel, sementara petisi “Stop Killing Games” terus mendorong perlindungan game dari penutupan server.